happy weekend readers~

betapa indahnya jika kita bisa menghabiskan masa tua dengan hanya satu orang saja. berbagi cerita, berbagi rasa kebahagiaan, berbagi kesedihan dan bersama-sama menghabiskan umur yang tersisa. Romantisme cerita zaman dulu menurut saya secara pribadi sudah menghilang termakan waktu, cinta zaman sekarang bersifat lebih materialistis, dan saya hanya bisa membayangkan suatu hari ada wanita yang mau dibonceng pake sepeda onthel dan berbagi cerita sambil jalan-jalan sore, melupakan hiruk-pikuk kota sejenak. hahaha

Saya jadi kedengaran melankolis sekali ya? Jangan jijik dulu, hari ini yang mau saya jelaskan adalah sesuatu yang berkaitan dengan hubungan. menurut saya kesehatan sebuah hubungan mampu mempengaruhi kesehatan anda juga loh.

Nah, sehat atau tidaknya hubungan itu bisa dilihat dari beberapa hal:

1. Ekualitas

Ekualitas adalah sesuatu yang mutlak dalam sebuah hubungan yang sehat, tidak ada dominasi berlebihan dari satu pihak, pria tercipta sebagai seorang pemimpin, tapi tidak ada salahnya terkadang membiarkan wanita membuat keputusan kok. intinya jangan ada pria yang merasa derajatnya lebih tinggi daripada pasangannya, karena apabila secara logika anda merasa lebih tinggi/rendah daripada pasangan anda, maka anda tidak dalam konteks berpasangan, tapi lebih mirip majikan-pesuruh. hargai pasangan anda, perlakukanlah dia sebagaimana anda ingin diperlakukan. Tahan Ego anda para pria. saya tau bagaimana susahnya, tapi tahan sajalah.

healthy relationship

2. Komitmen

Hubungan apapun pasti ada masa jenuhnya, anda pasti akan bosan melihat pasangan anda, dari National Geographic, cinta yang bersifat adventurous dan yang memenuhi otak anda dengan dopamine, yang membuat anda mampu berteriak seperti tarzan itu hanya tahan paling lama sampai 5 tahun. setelah itu, otak anda secara alami akan mengeluarkan lebih banyak oksitoksin, hormon yang bersifat menenangkan dan yang ini disebut ‘kasih-sayang’ dalam bahasa yang lebih gampang dimengerti.

Anyway, intinya bersama siapapun anda, kalau anda sanggup berkomitmen, anda pasti akan berhasil. otak anda akan secara alami mengeluarkan hormon yang membantu anda menyayangi pasangan anda. Nah, masalahnya dalam hubungan kan pasti banyak masalah. apakah anda mampu berkomitmen? apakah anda sanggup menerima pasangan anda baik dan buruknya?

Hati-hati bagi pasangan yang sedikit sedikit ngomong ‘udahlah kita putus aja’. ini adalah kata-kata yang sangat amat berbahaya. anda tidak mencari jalan keluar dan langsung mengambil cara yang paling gampang dan menginjak-injak hubungan anda berdua.

Komitmen bukan hanya janji, komitmen adalah mampu bertahan dan memegang teguh apa yang anda berdua percayai. ‘sampai maut memisahkan, until death do us part‘.

healthy relationship2

3. Komunikasi

Bagaimanapun romantis anda terhadap pasangan anda, kalau komunikasi anda tidak beres, anda tidak akan tahan lama, survey Men’s Health terakhir terhadap hubungan jangka panjang. diatas 60% responden percaya bahwa syarat untuk memiliki hubungan yang tahan adalah kejujuran.

healthy relationship4

Berkomunikasilah secara efektif ke pasangan anda, kalau marah bilanglah anda marah, jangan diam-diam saja, manusia pada dasarnya bersifat defensif jika dikritik, jadi silakan pinter-pinter nyari cara untuk menyatakan ketidak setujuan anda.

Misalnya, cewek anda terlalu emosional. daripada anda memulai dengan ‘kamu jangan cengeng banget deh’. silakan tanya dulu, ‘menurut kamu cewek emosional itu gimana?’ diskusikan bersama, bertukar fikiran lah, dewasa lah, jika anda salah, mengaku salah saja. jangan terlalu gengsi sama pasangan sendiri. after all, anda akan menghabiskan umur bersamanya, jadi jangan sampai banyak bohongnya.

healthy relationship3

Intinya, berbahagialah dengan pasangan anda. jika anda sudah punya pasangan sekarang, hargai dan sayangi, dan kalaupun belum, pilihlah dengan baik. anda tidak perlu terburu-buru. nikmati saja. Semoga anda bisa menghabiskan masa tua yang romantis dengan pasangan anda masing-masing. Bilanglah ke dia sekarang juga ‘i love you always. all ways’

Semoga bermanfaat😀