Banyak orang yang sampai sekarang masih tidak bisa membedakan fatloss dengan weightloss, karena secara umum, patokan yang dipakai untuk mengetahui seseorang itu kurus/gemuk, adalah berat badan. Parahnya lagi, banyak yang menjadi minder karenanya, karena berat badannya naik diatas normal, dia merasa berkecil hati dan mulai menghalalkan segala cara untuk mengurangi ‘angka’ di timbangan.

Nah, pertanyaannya, apakah berat badan adalah faktor penentu anda gemuk/kurus? bisa jadi iya, juga nggak.

Nah, timbangan berat badan memang salah kalau hanya dijadikan satu-satunya faktor yg menentukan gemuk/kurusnya anda. karena, jika anda hanya melihat angka dan tidak menggunakan standar lain dalam menentukannya, anda akan berakhir dengan menghalalkan segala cara untuk mengurangi ‘angka’ dalam timbangan meskipun dengan berlapar-lapar, membeli obat diet murahan, mencampur pencahar dalam makanan, atau memuntahkan makanan setelah makan.

Hal yang BODOH ini akan terus berlanjutan selama pola pikir yang dipakai adalah berat badan. Cara yang paling aman, adalah dengan menambahkan “kadar lemak” kedalam hal hal yang perlu diperhatikan dalam masa cutting (pengurangan kadar lemak). dengan berkurangnya kadar lemak,. anda akan mengurangi flab (lemak berlipat) dibagian perut, pinggul, paha, lengan dan dibawah dagu.

well, some people got REALLY fat

meskipun anda benar-benar gendut, sebenarnya yang berat hanyalah air+lemak yang bertumpuk di dalam tubuh anda, jadi dengan menggunakan kadar lemak dan massa otot sebagai takaran, anda akan berfokus dalam mengurangi lemak badan dengan perlahan dan sehat. dengan olahraga, makan makanan rendah kalori tinggi nutrisi, dan menjadikan fatloss sebuah kode etik hidup dan bukan tujuan jangka pendek.

jadi, mulailah dengan komitmen, bagaimana caranya anda bisa kurus jika anda terlalu menikmati hidup dengan cara memasukkan semua makanan bergula+lemak tinggi kedalam mulut anda?

kurangi kadar lemak anda dengan mengurangi makanan berkalori tinggi, makan makanan bernutrisi, berserat tinggi dalam frekuensi sering, dan olahraga lebih rajin.

ingat, jangan berlapar-lapar. itu namanya kebodohan, saya akan menjelaskan lebih panjang lagi dalam posting berikutnya.

Semoga bermanfaat😀