Maaf kepada para readers karena blog ini udah terlalu lama terbengkalai, absen liburan dan koneksi mentel menjadi alasan terbesar saya tidak ngupdate blog ini, haha😛

Anyway, let’s get down to business.

Banyak orang kebingungan mendengar macronutrient ini, dan tidak sedikit orang yang membenci karbohidrat dan menyalahkannya sebagai perusak diet, bener nggak? hari ini saya akan mencoba menjelaskannya.

berdasarkan wikipedia, Karbohidrat (‘hidrat dari karbon’, hidrat arang) atau sakarida (dari bahasa Yunani σάκχαρον, sákcharon, berarti “gula”) adalah segolongan besar senyawa organik yang paling melimpah di bumi. Karbohidrat memiliki berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup, terutama sebagai bahan bakar (misalnya glukosa), cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen pada hewan), dan materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan, kitin pada hewan dan jamur).

mungkin agak sulit untuk dimengerti, namun intinya adalah, karbohidrat= sumber energi. nah, bentuk energi dari karbohidrat itu pada dasarnya adalah senyawa berbentuk gula, (glikogen/glukosa). karbohidrat dalam porsi makanan sehat sebaiknya memiliki range dari 40-60% kalori harian,  jika berlebih, kemungkinan besar akan berubah menjadi gula dan ditumpuk dalam bentuk LEMAK.

Namun, sebenarnya karbohidrat tidak sejelek itu, banyak orang menyalahkan karbohidrat didalam diet mereka, padahal bisa saja makanan ‘protein’ mereka kebanyakan garam/minyak/ preservatives lainnya.

pada dasarnya, karbohidrat terbagi 2

1. Starchy Carbs

2. Fibrous Carbs

starchy carbohydrates adalah segala jenis karbohidrat yang memiliki zat tepung (starch), bentuknya biasanya umbi-umbian seperti kentang, ubi ataupun ketela, selain itu, nasi dan roti juga digolongkan kedalam starchy carbohydrates, karbohidrat jenis ini memberikan tenaga instan, apabila anda kelaparan dengan amat sangat *cape d  -karbohidrat jenis ini membantu memberikan energi dengan cepat.

fibrous carbohydrates adalah jenis karbohidrat yang lebih ‘aman’.. dikarenakan seratnya, salah satu jenis karbohidrat bernama selulosa dan selulosa ini lebih lambat dicerna, dan sebagian besar TIDAK dicerna, yang menjadikannya sejenis alat transportasi dalam organ pencernaan. e.g. sayur-sayuran dan buah buahan., karbohidrat jenis ini memiliki nilai nutrisi dan mem berikan sedikit tenaga, apabila anda ingin diet lebih sukses dan pintar, perbanyak konsumsi jenis karbo ini.

 

Jadi, janganlah menyalahkan karbohidrat lagi, pilihlah makanan anda dengan baik.

semoga bermanfaat😀